Media Relation
Hady
Abriansyah (13816124)
2MA09
1.
Pengertian media
relation
2.
Teori-teori didalam
media relation
3.
Perkembangan media
relation di Indonesia
Jawaban
1. Media relation adalah
hubungan yang terjadi antara suatu organisasi dengan pihak dari media yaitu
wartawan dengan tujuan agar humas dapat memberitahukan kegiatan-kegiatan yang
dilakukan oleh organisasinya lalu kegiatan tersebut dibuatkan berita oleh media
agar masyarakat dapat mengetahui kegiatan yang dilakukan oleh organisasi
tersebut.
2.
·
(Ardianto, 2011:294)
Hubungan baik yang terbangun antara humas dengan Media Massa (institusi Media
dan Wartawan) bukanlah tujuan utama dari kegiatan Media Relations yang
dilakukan oleh humas. Tujuan utama dari Media Relations adalah menciptakan
hubungan baik antara perusahaan dengan stakeholder-nya sehingga tercipta
kepercayaan diri masyarakat terhadap perusahaan atau organisasi tersebut.
(Darmastuti, 2012:177)
·
Menurut Lesly
(Iriantara, 2008:29) menjelaskan bahwa media relations yaitu: “Hubungan dengan
media komunikasi untuk melakukan publisitas atau merespon kepeningan media
terhadap organisasi”.
·
Menurut Frank Jefkins
(Darmastuti 2012:42,43) memberikan definisi media relations sebagai berikut:
“Media Relations atau sering disebut dengan hubungan pers adalah usaha untuk
mencari publikasi atau penyiaran yang maksimum atas suatu pesan atau informasi
humas dalam rangka menciptakan pengetahuan dan pemahaman bagi khalayak dari
organisasi perusahaan yang bersangkutan”. Frank Jefkins mengategorisasikan
media relations dalam pemaknaan yang sama dengan press relations, yaitu usaha
publikasi yanag maksimum atas suatu pesan atau informasi dalam rangka
menciptakan pengetahuan dan pemahaman bagi khalayak dari organisasi atau
perusahaan yang bersangkutan.
3. Setelah perang kemerdekaan, mulai berdatangan beberapa
perusahaan minyak diantaranya Shell, Stanvac, Caltex. Sebagai perusahaan
multinasional, mereka memiliki organ bernama public relation. Dimana S.
Maimoen, R Imam Sajono dan Soedarso yang di tahun 1950-an mulai dikenal sebagai
PR Officer yang berlatar belakang dari kalangan jurnalistik. Tahun 1954, Garuda
Indonesian Airways mulai mengembangkan unit public relation. Di tahun 1955,
Mabes Polri menjadi institusi pemerintah pertama yang memiliki unit public
relation. Kemudian diikuti oleh RRI. Sekalipun demikian, beberapa angkatan
bersenjata juga memiliki unit informasi yang dibawa kontrol presiden waktu itu.
Di tahun 60-an, istilah ”purel” sebagai akronim public relations makin populer
digunakan ketimbang term kehumasan.
Konsultan public relation
“Pertama” Adalah PT Inscore Zecha yang dipimpin M. Alwi Dahlan tercatat sebagai
konsultan public relation pertama yang berdiri di Indonesia tahun 1972.
Kebanyakan mereka mengelola kepentingan publisitas dalam bentuk iklan. Sejak
tahun 1970, sekitar 20 tahun national Development Information Office mendukung
pengelolalaan public relation pemerintah RI untuk dunia internasional.
Universitas Padjajaran menjadi
universitas pertama yang membuka Fakultas Public Relations di tahun 1964 dengan
ibu Oemi Abdulrachman yang menjadi dekannya. Setelah itu, banyak berkembang
pendidikan public relation dalam bentuk program studi hingga pendidikan di
tingkat diploma. Tanggal 15 Desember 1972 merupakan momen deklarasi asosiasi
public relation Indonesia yaitu Perhumas yang dihadiri oleh beberapa PRO
perusahaan minyak dan konsultan serta akademisi term Asosiasi PR.
Di tahun 1974 posisi unit public
relation dalam organisasi pemerintah sudah mulai dipegang pejabat eselon III.
Beberapa tahun kemudian meningkat menjadi eselon II. Karena itulah di tahun
1974 ada Badan Koordinasi Humas (Bakohumas) yang diketuai Direktur Humas
Pembangunan Menteri Penerangan.
Sumber :
https://pelatihanhumas.com/perkembangan-public-relations-di-dunia/
Komentar
Posting Komentar